Apa Kata Yayasan

    • AKA YKPI, STKAB, STMIPA Bogor

      Bang Jhonny 2013-01-11 09:44:04

      Dulu, ketika masih bernama AKA YKPI di akhir 80-an, mungkin masih belum banyak yang mengenal kampus ini. Denga…

      Read More

Warta Alumni

    • Kepengurusan ikamipa

      Bang Jhonny 2013-01-11 09:45:51

      Sesuai dengan arahan Pembantu Ketua III (Puket III) Sekolah Tinggi MIPA Bogor (ST MIPA Bogor) Bapak DR.Slamet…

      Read More

Warta Sensasi

    • Situs & CeuCeu

      Bang Jhonny 2013-01-11 09:47:53

      Hai semuanya…surprise banget deh…ternyata acara Donasi Untuk Ceu2 lumayan rame…akhirnya ide yang muncul dari c…

      Read More

Warta Makapala

1.jpg

Smong, Cerita Yang Terus Diwariskan

(Dengarlah suatu kisah/Pada zaman dahulu kala/Tenggelam suatu desa/Begitulah dituturkan/Gempa yang mengawali/Disusul air yang surut/Tenggelam seluruh negeri secara tiba-tiba/Jika gempanya kuat/Disusulair yang surut/Segera carilah tempat/Dataran tinggi agar selamat/Itulah Smong namanya/Sejarah nenek moyang kita/Ingatlah ini semua/Pesan dan nasihatnya/Smong (tsunami) air mandimu/Gempa ayunanmu/Petir gendang-gendangmu/Halilintar lampu-lampumu) – (Yopi Andri, Smong Prahara di Pulau Simeulue 1883, 1907, 2004 dan kisah penulis 2008)

Cerita di atas biasa dituturkan secara lisan oleh para orang tua di Pulau simeulue, NAD, kepada anak-cucunya, tentang kewaspadaan akan datangnya tsunami atau dalam bahasa Simeulue dikenal sebagai Smong. Cerita tersebut, tidak harus persis seperti kalimat di atas, juga tidak ada ketentuan atau panduan dalam keseragaman kata perkatanya. Para orang tua bercerita mengalir begitu saja kepada anak-anak dan cucu mereka, lalu anak-anak mereka menjadi orang tua menceritakan kembali hal yang sama kepada anak-anaknya. Begitulah selanjutnya, kendati generasi selanjutnya tidak pernah tahu dan mengalami sendiri tentang smong ini. Ini adalah sepenggal cerita tentang smong/tsunami dari Pulau Simeulue dari Tabloid Rumoh PMI edisi special 5 tahun tsunami 2009 (PMI NAD)(baca selengkapnya ditabloid tersebut)

Chemical Safety Tips

Cahyanto PurwitoMemahami Lembar Keselamatan Bahan Kimia (MSDS) MSDS berisi informasi mengenai bahaya yang berkaitan dengan bahan kimia yang kita pakai, simpan, atau dalam pengangkutan.
Membaca dan memahami MSDS akan membantu kita dalam:memahami bahaya dari bahan kimia yang sedang kita gunakan; melindungi diri sendiri terhadap kemungkinan paparan;

  • merespon keadaan darurat secara selamat, termasuk tindakan P3K; dan
  • mengetahui alat pelindung diri yang diperlukan di dalam pekerjaan yang mungkin terdapat bahaya paparan bahan kimia.

Bagaimana membaca informasi dalam MSDS?  
Di bawah ini beberapa hal diantaranya:

Identifikasi Produk

Sewaktu menerima produk bahan kimia, anda harus membandingkan nama bahan kimia yang tertera pada label kemasan dengan MSDS yang disertakan. Hal ini untuk memastikan bahwa MSDS yang dikirim telah sesuai dengan barangnya.

Komponen Bahan Baku

Informasi penting menyangkut apa saja bahan baku yang ada dan berapa batas ambang paparannya. Biasanya batas ambang paparan (Exposure Limit) digunakan berkaitan dengan persentase kandungan setiap bahan baku untuk menentukan berapa besar nilai ambang batas paparan terhadap pengguna. Besarnya persentase kandungan saja tidak bisa digunakan untuk menilai adanya resiko paparan terhadap pengguna. Meskipun terkadang persentase campuran adalah rendah, namun perlu diperhatikan tingkat toksisitas dari bahan tersebut dan bagaimana bahan tersebut digunakan. Tingkat toksisitas ini menentukan kebutuhan untuk pemantauan paparan terhadap pengguna.

Perlu diperhatikan pula bahwa paparan terhadap banyak kandungan bahan kimia dapat memiliki efek sinergi terhadap badan seseorang. Hal ini artinya bahan-bahan kimia yang terkandung dalam suatu produk dapat bereaksi bersamaan dan menghasilkan efek toksik yang lebih tinggi terhadap badan kita dibandingkan apabila bahan kimia tersebut digunakan secara sendiri-sendiri.

Data fisika bahan kimia

Data fisika seperti ciri-ciri fisik bahan (apakah gas, cair, padatan, warnanya, atau baunya seperti apa), titik didih, berat jenis, pH, atau mudah tidaknya bahan larut dalam air, perlu diketahui oleh pengguna. Biasanya, suatu bahan kimia berbentuk gas atau cair memiliki potensi resiko paparan yang lebih besar dibandingkan padatan.

Suatu silinder gas yang bocor atau tumpahan bahan orgnaik cair dapat dengan mudah mengkontaminasi seluruh ruangan. Ciri-ciri bahan seperti warna, rasa, bau dapat berguna sebagai peringatan dan mendeteksi keberadaan suatu bahan kimia. Apabila ciri-ciri ini muncul, dapat pula digunakan sebagai indikasi apakah kontrol enjinering (seperti lokal ventilasi) berfungsi dengan baik atau tidak.

Reaktifitas

Reaktifitas bahan merujuk peada kemampuannya untuk tetap sama atau stabil pada kondisi penggunaan atau penyimpanan normal. Bahan yang tidak stabil haruslah disimpan dengan ekstra perhatian sesuai dengan instruksi pabrik pembuat. Perlu diperhatikan pula apakah suatu bahan cocok disimpan bersamaan dengan bahan lain. Jangan menyimpan bahan kimia yang “in-kompatibel” dengan bahan kimia lainnya bersamaan, karena hal ini dapat menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan dan dapat menyebabkan cedera serius atau kerusakan harta benda.

Bahaya Kesehatan

Informasi mengenai bahaya kesehatan dari suatu bahan kimia menyangkut hal-hal seperti: cara terpaparnya, karsinogenitas (dapat menyebabkan kanker), efeknya akut atau kronis, daya racunnya, tindakan P3K jika keracunan, dan peringatan-peringatan lainnya untuk pertolongan oleh dokter.

Logo ALUMNI
#
Logo SENSASI